Lakukan Istikharah Online

Lakukan Istikharah dengan cara yang benar, langkah demi langkah, dan mintalah kejelasan dalam keputusan Anda.

Mulai Istikharah Anda

Kurang dari 2 menit

Apa Itu Sholat Istikharah?

Sholat Istikharah adalah sholat sunnah untuk memohon petunjuk dan pilihan terbaik dari Allah ketika menghadapi suatu keputusan. Nabi Muhammad ﷺ mengajarkan sholat Istikharah kepada para sahabatnya sebagai amalan penting ketika menghadapi berbagai urusan.

Kapan Istikharah Dilakukan?

Umat Muslim sering melakukan Istikharah ketika menghadapi keputusan penting, seperti pernikahan, pekerjaan, pindah tempat tinggal, atau urusan serius lainnya.

Untuk Apa Sholat Istikharah Dilakukan?

Sholat Istikharah dilakukan untuk memohon petunjuk Allah ketika seseorang menghadapi pilihan atau keputusan penting dan membutuhkan pertolongan dalam menentukan yang terbaik.

Memohon Petunjuk dari Allah

Istikharah adalah bentuk tawakal kepada Allah. Seorang Muslim memohon agar Allah memudahkan apa yang baik baginya dan menjauhkannya dari sesuatu yang membawa keburukan atau penyesalan.

Tata Cara Sholat Istikharah

1. Niat Sholat Istikharah

Niatkan dalam hati urusan atau keputusan yang ingin Anda mohonkan petunjuk kepada Allah sebelum memulai sholat.

2. Sholat Dua Rakaat

Laksanakan dua rakaat sholat sunnah Istikharah seperti sholat sunnah pada umumnya, dengan khusyuk dan ikhlas karena Allah.

3. Membaca Doa Istikharah

Setelah selesai sholat, bacalah doa Istikharah dan sebutkan urusan atau keputusan yang ingin Anda mintakan petunjuk kepada Allah.

Cara Melaksanakan Sholat Istikharah

Sholat Istikharah dilakukan sebanyak dua rakaat seperti sholat sunnah pada umumnya. Pada rakaat pertama, setelah takbiratul ihram, bacalah Al-Fatihah kemudian dilanjutkan dengan surat pendek yang Anda hafal.


Setelah menyelesaikan rakaat pertama, lanjutkan dengan rakaat kedua. Bacalah Al-Fatihah dan surat pendek setelahnya, kemudian lakukan rukuk dan sujud seperti dalam sholat biasa.


Setelah sujud pada rakaat kedua, duduklah untuk membaca tasyahud akhir, kemudian akhiri sholat dengan mengucapkan salam.


Setelah selesai melaksanakan dua rakaat, bacalah doa Istikharah dengan penuh kekhusyukan. Dalam doa tersebut, sebutkan urusan atau keputusan yang sedang Anda pertimbangkan dan mohon kepada Allah agar memberikan yang terbaik, memudahkan jika perkara tersebut baik, serta menjauhkannya jika perkara tersebut tidak baik bagi Anda.

Doa Sholat Istikharah dalam Bahasa Arab

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ، اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ [sebutkan keputusan di sini] خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ شَرٌّ لِي فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِي بِهِ

Doa Sholat Istikharah dalam Tulisan Latin

Allahumma inni astakhiruka bi ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlikal adzim, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa talamu wa laa alamu, wa anta allaamul ghuyub. Allahumma inkunta talamu hadzal amro (menyebutkan persoalannya) khoirun lii fii diinii wa maasyi wa aqibati amrii faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Wa in kunta talamu anna hadzal amro syarrun lii fii fiinii wa maasyi wa aqibati amrii fasrifhu anni wasrifni anhu waqdur liyalkhoiro haytsu kaana tsumma ardinii bih.

Arti Doa Sholat Istikharah

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu. Aku mohon sesuatu kepada-Mu dari anugerah-Mu Yang Maha Agung. Sesungguhnya, Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa; Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya; dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang gaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sebut di sini keperluan Anda) lebih baik dalam agamaku dan akibatnya terhadap diriku (di dunia atau akhirat), sukseskanlah untukku, mudah- kan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi, apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian, dan akibatnya kepada diriku maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku darinya, takdirkan kebaikan untukku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaan-Mu kepadaku.”

Siap Melakukan Istikharah?

Niatkan keputusan Anda, baca doa Istikharah, lalu mulailah memohon petunjuk kepada Allah.

Mulai Istikharah Sekarang

Tanda-Tanda Jawaban Sholat Istikharah

Ketenangan dan Kemantapan Hati

Setelah Istikharah, seseorang mungkin merasakan ketenangan atau kemantapan hati terhadap suatu pilihan. Namun, perasaan ini tidak selalu menjadi satu-satunya tanda dan tetap perlu dipertimbangkan bersama keadaan yang ada.

Kemudahan atau Hambatan dalam Urusan

Setelah memohon petunjuk kepada Allah, suatu urusan mungkin menjadi lebih mudah atau justru menghadapi berbagai hambatan. Hal ini dapat menjadi bagian dari proses, tetapi tidak berarti bahwa setiap kemudahan atau kesulitan secara otomatis merupakan jawaban Istikharah.

Petunjuk Melalui Keadaan

Jawaban Istikharah tidak harus muncul melalui mimpi atau tanda khusus. Keadaan, pertimbangan yang semakin jelas, nasihat yang baik, dan perkembangan suatu urusan dapat membantu seseorang melihat pilihan dengan lebih tenang dan bijaksana.

Perlu Menunggu Mimpi Setelah Istikharah?

Tidak. Istikharah tidak mengharuskan seseorang menunggu mimpi sebagai jawaban. Setelah berdoa, tetaplah mempertimbangkan pilihan dengan baik, mengambil langkah yang diperlukan, dan bertawakal kepada Allah.

Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya.

— Al-Qur'an 65:3

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah doa Istikharah harus dalam bahasa Arab?

Tidak, membaca doa Istikharah dalam bahasa Arab tidak sepenuhnya wajib, meskipun dianjurkan jika memungkinkan.

Nabi Muhammad ﷺ mengajarkan doa tersebut dalam bahasa Arab, sehingga para ulama biasanya menyarankan:

  • Jika Anda mengetahui bahasa Arab, sebaiknya membacanya dengan lafaz aslinya.
  • Jika Anda tidak mengetahui bahasa Arab, Anda boleh berdoa dengan tulus menggunakan bahasa Anda sendiri, terutama di luar salat.

Di dalam salat terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama, tetapi banyak ulama membolehkan orang yang tidak bisa bahasa Arab membacanya, terutama dalam salat sunnah. Memahami makna doa dengan tulus lebih penting daripada sekadar mengulang kata-kata.

Apakah salat Istikharah selalu berhasil?

Ya — Istikharah selalu “berhasil”, tetapi tidak selalu dengan cara yang diharapkan manusia.

Doa tersebut memohon kepada Allah agar memberi petunjuk menuju kebaikan, memudahkannya, dan memberkahinya, atau mencegah sesuatu yang dapat membawa bahaya. Tidak ada syarat dalam hadits yang mengatakan bahwa seseorang harus melihat mimpi atau mendapatkan jawaban secara langsung.

  • Sebuah jalan menjadi lebih mudah
  • Sebuah pintu tertutup
  • Perubahan keadaan
  • Atau menghadapi tantangan yang sebenarnya melindungi Anda

Istikharah bekerja sesuai dengan hikmah Allah dan qadar (ketetapan Ilahi), bukan sesuai harapan manusia.

Apakah Istikharah harus dilakukan pada malam hari?

Istikharah terdiri dari dua rakaat salat sunnah dan doa khusus. Salat ini dapat dilakukan bersamaan dengan salat sunnah lainnya, seperti sebelum Fajr atau setelah Maghrib, atau dilakukan secara terpisah pada waktu yang sesuai.

Beberapa orang lebih memilih sepertiga malam terakhir untuk berdoa dengan tenang, sementara yang lain melakukannya sebelum mengambil keputusan penting seperti wawancara kerja atau lamaran pernikahan. Yang terpenting adalah keikhlasan, bukan waktu tertentu.

Apakah hasil Istikharah bisa berubah seiring waktu?

Hasilnya mungkin terlihat berbeda seiring waktu, tetapi hal itu merupakan bagian dari qadar (ketetapan Allah). Istikharah bukan tentang tanda langsung baik atau buruk. Baik kemudahan maupun kesulitan dapat membimbing seorang mukmin menuju pertumbuhan, kesabaran, dan kedekatan dengan Allah.

Apakah jawaban Istikharah datang melalui mimpi?

Sebagian orang mengira jawaban Istikharah harus datang melalui mimpi, tetapi menurut Sunnah, mimpi dapat berasal dari:

  • Mimpi yang benar dari Allah yang mengandung makna
  • Refleksi dari nafs (diri/jiwa) dan pikiran seseorang
  • Mimpi yang dipengaruhi oleh setan (syaitan)

Melihat seseorang dalam mimpi setelah Istikharah tidak otomatis berarti itu petunjuk dari Allah. Doa Istikharah sendiri meminta Allah menunjukkan apa yang terbaik dan paling bermanfaat — mimpi tidak diperlukan agar petunjuk tersebut muncul.