Sertakan doa dalam keputusan Anda

Istikharah untuk Pernikahan

Sedang menjalani ta’aruf atau mempertimbangkan lamaran? Pikirkan keputusan yang ingin Anda ambil, mohonlah yang terbaik kepada Allah, lalu melangkah dengan tenang dan penuh pertimbangan.

Layanan online ini menggunakan ayat Al-Qur’an untuk bahan renungan. Penggunaannya memiliki pandangan hukum yang berbeda dan tidak menggantikan salat istikharah, ikhtiar, serta musyawarah.

Sebelum mengambil keputusan

  1. Tentukan pilihan yang dipertimbangkanPikirkan calon pasangan atau lamaran tertentu, bukan sekadar keinginan untuk segera mendapat jodoh.
  2. Laksanakan salat dan berdoaSalat istikharah dilakukan dua rakaat di luar salat wajib, lalu dilanjutkan dengan doa memohon kebaikan kepada Allah.
  3. Lanjutkan ikhtiar dan musyawarahKenali akhlak, kesiapan, dan kecocokan calon pasangan. Mintalah nasihat dari orang yang Anda percaya.

Doa, ikhtiar, dan tawakal

Tata Cara Salat Istikharah untuk Jodoh

Istikharah adalah memohon pilihan terbaik kepada Allah saat menghadapi keputusan. Dalam urusan pernikahan, kenali dahulu calon pasangan dan kesiapan Anda, lalu mohonlah agar Allah memudahkan yang baik.

Lihat doa istikharah ↓
  1. Perjelas keputusan Anda

    Pikirkan calon pasangan atau lamaran yang sedang dipertimbangkan. Pelajari akhlak, nilai hidup, kesiapan menikah, dan harapan masing-masing. Bermusyawarahlah dengan keluarga atau orang yang Anda percaya.

  2. Laksanakan salat sunnah dua rakaat

    Niatkan dengan tulus karena Allah, lalu laksanakan dua rakaat di luar salat wajib. Setelah selesai salat, lanjutkan dengan doa istikharah.

  3. Baca doa istikharah

    Mohonlah agar pernikahan ini dimudahkan dan diberkahi jika baik bagi Anda. Jika tidak, mohonlah agar Allah menjauhkannya dan menetapkan kebaikan yang lain. Sebutkan urusan yang Anda pertimbangkan.

  4. Melangkah dengan pertimbangan yang baik

    Tetaplah mencari informasi, menerima nasihat, dan mengambil keputusan dengan bertanggung jawab. Anda tidak harus menunggu mimpi atau tanda yang muncul seketika.

Ingin menggunakan layanan online? Layanan ini menampilkan hasil berbasis ayat Al-Qur’an sebagai bahan renungan. Metodenya berbeda dari salat istikharah dua rakaat dan doa; pandangan ulama tentang penggunaannya juga berbeda. Pelajari hukum istikharah →

Dasar salat dan doa: Sahih al-Bukhari 6382.

Memohon pilihan terbaik kepada Allah

Doa Istikharah untuk Pernikahan

Doa yang dibaca adalah doa istikharah untuk berbagai urusan. Pada bagian “urusan ini”, sebutkan keputusan pernikahan atau lamaran yang sedang Anda pertimbangkan.

Doa dalam bahasa Arab

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ. اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ، وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِي بِهِ.

Pada “هَذَا الْأَمْرَ” (urusan ini), sebutkan keputusan pernikahan yang Anda pertimbangkan.

Bacaan Latin

Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as’aluka min fadhlikal ‘azhim. Fa innaka taqdiru wa la aqdiru, wa ta‘lamu wa la a‘lamu, wa anta ‘allamul ghuyub.

Allahumma in kunta ta‘lamu anna hadzal amra khairun li fi dini wa ma‘asyi wa ‘aqibati amri, faqdurhu li wa yassirhu li, tsumma barik li fih. Wa in kunta ta‘lamu anna hadzal amra syarrun li fi dini wa ma‘asyi wa ‘aqibati amri, fashrifhu ‘anni washrifni ‘anhu, waqdur liyal khaira haitsu kana, tsumma ardhini bih.

Arti dalam Bahasa Indonesia

Ya Allah, aku memohon pilihan terbaik dengan ilmu-Mu, memohon kemampuan dengan kuasa-Mu, dan memohon karunia-Mu yang agung. Engkau berkuasa, sedangkan aku tidak; Engkau mengetahui, sedangkan aku tidak. Engkau Maha Mengetahui segala yang gaib.

Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini baik bagiku dalam agamaku, penghidupanku, dan kesudahan urusanku, tetapkanlah untukku, mudahkanlah, lalu berkahilah untukku. Jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk bagiku dalam agamaku, penghidupanku, dan kesudahan urusanku, jauhkanlah ia dariku dan jauhkanlah aku darinya. Tetapkanlah kebaikan bagiku di mana pun berada, lalu jadikanlah aku rida dengannya.

Sumber: Sahih al-Bukhari 1166. Bacaan Latin membantu membaca; arti disampaikan dalam bahasa yang mudah dipahami.

Hal yang sering ditanyakan

Memahami Istikharah untuk Jodoh

Beberapa penjelasan sebelum Anda melangkah ke keputusan pernikahan.

Apakah harus bermimpi tentang calon pasangan?

Tidak. Mimpi bukan syarat setelah salat istikharah. NU Online menjelaskan pandangan ulama bahwa jawaban istikharah tidak harus melalui mimpi. Tetaplah menjalankan ikhtiar dan mempertimbangkan keadaan dengan baik. Baca penjelasan NU Online ↗

Apakah salat istikharah harus dilakukan malam hari?

Tidak harus. Menurut panduan Muhammadiyah, salat istikharah dapat dilakukan siang atau malam, di luar waktu-waktu yang dilarang untuk salat. Pilih waktu yang sesuai agar Anda dapat salat dan berdoa dengan tenang. Baca panduan Muhammadiyah ↗

Apakah hasil online sama dengan salat istikharah?

Tidak. Salat istikharah adalah salat dua rakaat dan doa, sedangkan layanan ini menggunakan metode berbasis ayat Al-Qur’an. KH. Ahmad Sarwat dari Rumah Fiqih Indonesia berpendapat bahwa membuka mushaf secara acak untuk memperoleh jawaban istikharah tidak memiliki dasar syariat. Pelajari pandangan ulama yang Anda ikuti sebelum menggunakan metode tersebut. Baca pendapat Ahmad Sarwat ↗