Pendapat ulama dan penjelasan keagamaan

Hukum Istikharah Menurut Ulama

Kenali pandangan ulama Indonesia tentang istikharah: shalat dan doa, metode dengan Al-Qur’an, serta pertimbangan dalam memilih pasangan. Temukan pula penjelasan MUI dan Muhammadiyah, dengan tautan ke sumber aslinya.

Pandangan dengan sumber yang dapat ditelusuri

Pendapat Ulama tentang Istikharah

Empat tokoh dan dua sumber kelembagaan Indonesia. Pembahasan dengan mushaf ditampilkan lebih dahulu, kemudian penjelasan tentang shalat istikharah.

Shalat dan doa istikharah

Memohon pilihan yang baik kepada Allah melalui shalat dan doa. Penjelasan Sahal Mahfudh, MUI, dan Muhammadiyah di bawah membahas metode ini.

Istikharah dengan Al-Qur’an

Mencari petunjuk dengan membuka mushaf atau metode tertentu. Tiga sumber pertama membahas praktik ini dengan pandangan dan alasan yang berbeda.

Seluruh jawaban di halaman ini merupakan ringkasan editorial, bukan kutipan langsung. Pertanyaan dapat dipersingkat atau disusun dari topik artikel. Urutan mengikuti relevansi pembahasan, bukan peringkat keilmuan. Sumber-sumber ini tidak menyatakan dukungan terhadap layanan daring ini.

Pandangan tentang istikharah dengan Al-Qur’an

Potret Habib Muhammad Muthohar

Habib Muhammad Muthohar

Amalan istikharah dengan Al-Qur’an

2 pembahasan
Metode dengan mushaf

Ringkasan editorial dari laporan NU Online mengenai ijazah Habib Muhammad Muthohar. Ini merupakan penjelasan amalan seorang ulama, bukan keputusan resmi organisasi NU.

01Metode apa yang beliau ajarkan?

Ringkasan jawaban: Ia mengajarkan shalat dua rakaat dan doa istikharah, kemudian membuka mushaf dan membandingkan jumlah huruf kha’ (خ) dan syin (ش). Kha’ dikaitkan dengan kebaikan, sedangkan syin dengan keburukan. Jumlah yang lebih banyak digunakan sebagai petunjuk untuk melanjutkan atau meninggalkan rencana.

02Bagaimana amalan ini diperkenalkan?

Ringkasan jawaban: Ia menyebutnya sebagai amalan sebagian ulama ahli hikmah dan memberikan ijazah untuk mengamalkannya. Laporan tersebut membahas metode penghitungan huruf; tidak menyebut layanan istikharah daring ini.

Sumber: NU Online · Muhammad Faizin · 24 September 2023Baca sumber asli →

Sumber foto: YouTube NU Online, melalui NU Online.

Potret KH Ahmad Sarwat

KH Ahmad Sarwat

Rumah Fiqih Indonesia

1 pembahasan
Membuka mushaf secara acak

Ringkasan editorial dari tanya jawab asli Ahmad Sarwat. Pertanyaan dipersingkat dan jawaban diparafrasakan; bukan kutipan langsung.

01Bolehkah mencari jawaban istikharah dengan membuka Al-Qur’an secara acak?

Ringkasan jawaban: Sarwat menolak cara ini dan menyatakan bahwa membuka mushaf secara acak untuk memperoleh jawaban setelah shalat istikharah tidak memiliki dasar syariat. Ia menjelaskan bahwa Nabi tidak mencontohkannya dan bahwa ayat yang ditemukan secara acak belum tentu berkaitan dengan persoalan yang sedang dihadapi. Menurutnya, memaksakan ayat tersebut sebagai jawaban pribadi merupakan penggunaan Al-Qur’an yang tidak dapat dibenarkan.

Sumber: Rumah Fiqih Indonesia · Tanya Jawab Fiqih #842Baca sumber asli →

Sumber foto: Rumah Fiqih Indonesia.

Potret KH Zainul Mu’ien Husni

KH Zainul Mu’ien Husni

Penulis di NU Online Jawa Timur

2 pembahasan
Telaah istikharah dengan Al-Qur’an dan tasbih

Ringkasan editorial dari artikel opini. Kritik terhadap metode mushaf di bawah ini dinisbatkan dalam artikel kepada Ahmad Mustafa al-Maraghi; bukan keputusan resmi NU.

01Bagaimana artikel ini membahas istikharah dengan mushaf atau tasbih?

Ringkasan jawaban: Husni menguraikan beberapa cara, termasuk membuka mushaf secara acak, menafsirkan ayat yang ditemukan, dan menghitung huruf kha’ serta syin. Ia kemudian mengutip kritik Ahmad Mustafa al-Maraghi yang menyamakan metode tersebut dengan pengundian nasib dan menyatakan hukumnya haram.

02Metode apa yang ia utamakan?

Ringkasan jawaban: Ia menekankan shalat dan doa istikharah sebagaimana diajarkan dalam hadis. Dalam penjelasannya, istikharah berkaitan dengan penyerahan diri kepada Allah, ketenangan hati, dan kemudahan atau hambatan dalam menjalankan rencana.

Sumber: NU Online Jatim · Artikel opini · 14 Januari 2022Baca sumber asli →

Sumber foto: Profil penulis NU Online Jawa Timur.

Hukum shalat istikharah dan keputusan pernikahan

Potret KH MA Sahal Mahfudh

KH MA Sahal Mahfudh

Pandangan yang dimuat NU Online

2 pembahasan
Hukum dan ruang lingkup shalat istikharah

Ringkasan editorial dari artikel NU Online yang mencantumkan buku Dialog Problematika Umat karya KH MA Sahal Mahfudh sebagai sumber. Pertanyaan disusun untuk membantu pembaca.

01Apa hukum shalat istikharah dan kapan diperlukan?

Ringkasan jawaban: Artikel tersebut menjelaskan bahwa istikharah dianjurkan ketika seseorang memiliki beberapa pilihan yang boleh diambil atau ditinggalkan. Istikharah tidak diperlukan untuk menentukan apakah kewajiban akan dikerjakan atau perbuatan haram akan dilakukan.

02Bagaimana artikel ini menjelaskan hasil dan pengulangan istikharah?

Ringkasan jawaban: Artikel menyebut ketenangan dan kemantapan hati terhadap salah satu pilihan. Mimpi juga disebut sebagai salah satu kemungkinan, tanpa menyatakan bahwa mimpi harus terjadi. Jika keraguan masih ada, artikel membolehkan pengulangan dua atau tiga kali.

Sumber: NU Online · Tata Cara dan Doa Shalat Istikharah · 17 Juni 2019Baca sumber asli →

Sumber foto: NU Online / NU Online Jatim.

Komisi Fatwa MUI

Majelis Ulama Indonesia · Tanya Ulama

2 pembahasan
Istikharah untuk keputusan pernikahan

Ringkasan editorial dari jawaban konsultasi di situs MUI, dengan Komisi Fatwa MUI tercantum sebagai penjawab. Ini bukan dokumen fatwa bernomor.

01Apakah istikharah dianjurkan saat ragu melanjutkan lamaran?

Ringkasan jawaban: Dalam jawaban atas keraguan mengenai kelanjutan lamaran, Komisi Fatwa MUI menyatakan bahwa shalat istikharah hukumnya sunnah dan dianjurkan ketika sulit menentukan pilihan. Melakukannya untuk memantapkan keputusan melanjutkan atau menghentikan proses lamaran dipandang sebagai hal yang baik.

02Bagaimana jawaban tersebut menjelaskan hasilnya?

Ringkasan jawaban: Jawaban menyebut kemantapan hati yang condong kepada salah satu pilihan dan kemudahan urusan sebagai kemungkinan bentuk hasil istikharah. Pembahasannya mengenai shalat istikharah, bukan metode membuka mushaf secara acak.

Sumber: MUI · Tanya Ulama · Dijawab 2 Agustus 2025Baca sumber asli →

Muhammadiyah

Artikel tuntunan di situs resmi

2 pembahasan
Dasar hukum shalat istikharah

Ringkasan editorial dari artikel Redaksi Muhammadiyah pada situs resminya. Artikel tuntunan ini tidak dinisbatkan kepada seorang ulama tertentu.

01Apakah shalat istikharah wajib?

Ringkasan jawaban: Artikel menyatakan bahwa shalat istikharah merupakan amalan yang dianjurkan, bukan kewajiban. Dasarnya adalah hadis Jabir tentang dua rakaat di luar shalat fardu, kemudian membaca doa istikharah.

02Apakah ada surat tertentu yang wajib dibaca?

Ringkasan jawaban: Artikel menjelaskan bahwa seseorang boleh membaca surat apa saja setelah Al-Fatihah. Menurut pembahasan tersebut, tidak ada landasan kuat untuk menetapkan surat atau ayat tertentu sebagai bacaan khusus pada dua rakaat istikharah. Pembahasan ini mengenai bacaan dalam shalat, bukan memilih ayat secara acak untuk menentukan hasil.

Sumber: Muhammadiyah · Tuntunan Shalat Istikharah · 10 Agustus 2020Baca sumber asli →

Pertimbangkan pilihan dengan saksama

Pelajari persoalannya, mintalah nasihat kepada orang yang tepercaya, dan pahami pendapat ulama tentang metode istikharah yang Anda pilih.

Kembali ke beranda →
<